8 bulan yang lalu
Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi
Penulis: ADMIN
4 terlalu
- Terlalu Muda: Hamil di bawah usia 20 tahun. Pada usia ini, organ reproduksi belum sepenuhnya matang. Hal ini dapat meningkatkan risiko anemia dan preeklampsia, serta pendarahan saat melahirkan.
- Terlalu Tua: Hamil di atas usia 35 tahun. Kualitas sel telur dan kesehatan ibu mulai menurun. Ini bisa meningkatkan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional, hipertensi, dan kelainan genetik pada bayi.
- Terlalu Dekat: Jarak kehamilan yang kurang dari 2 tahun. Tubuh ibu belum pulih sepenuhnya dari kehamilan sebelumnya. Akibatnya, nutrisi dalam tubuh belum kembali optimal dan dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau berat badan bayi rendah.
- Terlalu Banyak: Memiliki lebih dari 4 anak. Setelah melahirkan lebih dari empat kali, rahim menjadi lebih lemah. Ini meningkatkan risiko pendarahan hebat (perdarahan postpartum) yang bisa mengancam nyawa ibu.
3 Terlambat :
- Terlambat Mengambil Keputusan: Keluarga, terutama suami, tidak segera mengambil keputusan untuk mencari pertolongan medis saat tanda bahaya muncul. Ini bisa disebabkan oleh kurangnya pengetahuan atau faktor sosial.
- Terlambat Dirujuk: Tenaga kesehatan di tingkat desa/puskesmas terlambat merujuk ibu ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap (misalnya rumah sakit) padahal kondisi ibu sudah darurat.
- Terlambat Memperoleh Pelayanan Kesehatan: Setelah tiba di fasilitas kesehatan, ibu tidak segera mendapat penanganan yang tepat dan cepat dari petugas medis. Ini bisa terjadi karena kurangnya peralatan, tenaga, atau prosedur yang lambat.
Ayo kuliah di